Ketua DPC GOPTKI (Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia) Kabupaten Serdangbedagai, Hj. Marliah Soekirman, menyatakan dukungannya mengenai rencana DR. H. Rahmat Shah membangun Monumen Nasional Keadilan di Sumatera Utara. Hal ini disampaikannya pada saat pelaksanaan kegiatan lomba mewarnai tingkat Kecamatan Pegajahan yang diikuti oleh 12 Taman Kanak-kanak dan RA (Raudhatul Athfal) pada Rabu, 3 Pebruari 2010, di Balai Rahmat Kebun Bengabing PT. Fajar Agung.
Hadir dalam kegiatan tersebut, para pengurus GOPTKI Cabang Serdangbedagai, Manajer Kebung Bengabing, Camat Kecamatan Pegajahan, KCD Pendidikan Pegajahan, guru-guru TK dan tokoh masyarakat lainnya.
Guna membuktikan dukungannya tersebut, Hj. Marliah memimpin langsung kegiatan pengumpulan koin/dana untuk pembangunan Monas Keadilan yang disambut dengan spontan oleh hadirin serta anak-anak TK dan RA dengan memasukkan koin/dana ke kotak yang telah disediakan.
Dalam sambutannya, Ketua GOPTKI yang juga adalah isteri Wakil Bupati Serdang Bedagai Ir. Soekirman, menyatakan, berbagai kegiatan yang selama ini dilakukan oleh DR. H. Rahmat Shah serta organisasi dan perusahaan yang dipimpinnya telah banyak memberi kontribusi yang nyata di tengah-tengah masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Serdangbedagai.
"Momen hari ini adalah untuk memberikan bimbingan kepada anak-anak TK dan RA yang ada di Kecamatan Pegajahan, yakni melalui lomba kreativitas dan mengajarkan perilaku sosial. Anak-anak kita membutuhkan contoh serta teladan dari pemimpin, orang tua dan tokoh-tokoh kita. Sebab kita menyadari bahwa derasnya arus teknologi dan informasi global, jika tidak dibarengi dengan pendidikan budi pekerti dan contoh-contoh yang baik, dikhawatirkan dapat membuat generasi kita kehilangan jati diri, " katanya.
Ibu Marliah Soekirman juga mengatakan, dengan pembangunan Monas Keadilan, anak-anak kita nantinya bisa mendapat pelajaran sejarah, bahwa proses keadilan di negara kita pernah mengalami goncangan, terutama yang dialami oleh kalangan masyarakat kecil, seperti Mbok Minah, Prita Mulyasari dan sebagainya.